MTsN 1 JEPARA MADRASAH LITERASI BERBASIS RISET

MTsN 1 Jepara berstatus negeri pada tahun 1980. Dalam perjalanannya, MTsN 1 Jepara sudah meraih berbagai prestasi yang cukup membanggakan diantaranya ditetapkan sebagai JUARA HARAPAN 1 TINGKAT NASIONAL MADRASAH BERPRESTASI TAHUN 2006 oleh Kementerian Agama Pusat di Jakarta. Pada tanggal 13 Juni 2019 MTsN 1 Jepara diresmikan sebagai Madrasah Literasi pertama di Jawa Tengah oleh Kakanwil Jawa Tengah. Selanjutnya, pada tanggal 15 Desember 2020 MTsN 1 Jepara ditetapkan sebagai Madrasah Penyelenggara Riset dengan SK Nomor 6757 Tahun 2020 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Jakarta.

Visi

Mewujudkan pendidikan madrasah yang berwawasan literasi dengan landasan akhlakul karimah dalam meraih prestasi

Visi

  • Menciptakan pembelajaran yang kreatif, ystem ional dan berwawasan literasi dengan landasan akhlakul karimah dalam meraih prestasi.
  • Mengembangkan ystem pendidikan madrasah yang unggul, inovatif dan berkarakter.
  • Menyebarkan kreativitas pendidikan yang berwawasan literasi dalam meraih prestasi untuk mewujudkan semangat keteladanan.
  • Mewujudkan lulusan peserta didik yang berkualitas dan bertanggung jawab
  • Membangun kerjasama dengan berbagai institusi dalam menunjang kelembagaan pendidikan yang berintegritas dan berwawasan literasi.

MOTTO

MATSANTURA KEBANGGAN JEPARA, MENGEDEPANKAN AKHLAKUL KARIMAH DAN LITERASI DALAM MERAIH PRESTASI!

Di MTsN 1 Jepara Memiliki wadah untuk anak-anak melakkan riset Mari belajar bersama Kami

TEMA RISET DI MTsN 1 JEPARA

  • 01 Riset Keagamaan

    Di era abad klasik maupun di era abad pertengahan, kelompok keagamaan memiliki peran yang sangat penting dalam menyebarluaskan falsafah islam maupun membangun peradaban. Melalui diskusi-diskusi atau pengajaran mereka menghasilkan berbagai intelektual muslim, membangun ilmu pengetahuan dan peradaban islam. Di era modern ini kelompok keagamaan bukan hanya sekedar membahas masalah keagaman, tetapi juga membahas ekonomi, sosial, dan bahkan politik. Hal itu dibuktikan dengan sejarah Indonesia yang digerakkan atas nama kelompok agama yang merupakan bentukan dari diskusi-diskusi ataupun pengajian keagamaan yang diselenggarakan oleh kelompok tersebut.
    Tujuan Riset Keagamaan diantaranya adalah sebagai berikut.

    1. Untuk mengetahui bagaimana proses penanaman nilai-nilai keagamaan dalam suatu kelompok.
    2. Untuk mengetahui bagaimana interaksi yang terjadi didalam kelompok sosial keagamaan tersebut.
    3. Untuk mengetahui bagaimana hasil/pengaruh kegiatan keagamaan terhadap pembentukan karakter/sumbangsih terhadap ummat.

  • Secara singkat, ilmu humaniora adalah ilmu yang memanusiakan manusia. Dewasa ini pengertian humanities menurut Woodhouse (2002) merupakan sekelompok disiplin pendidikan yang isi dan metodenya dibedakan dari ilmu-ilmu fisik dan biologi, dan juga paling tidak dibedakan dengan ilmu-ilmusosial. Namun seringkali sosial dan humaniora melekat menjadi satu. Ilmu-ilmu sosial humaniora meliputi bidang-bidang disiplin yang luas seperti ekonomi, sosiologi, antropologi, politik, hukum, psikologi, pendidikan, pemerintahan, bisnis, geografi, sejarah, sastra, kesenian, bahasa, filsafat, teologi/ilmu agama, yang mempelajari manusia dari perspektif kegiatan sosial dan budayanya, dan terfokus pada nilai-nilai manusia dan masyarakat (human and social values).
    Tujuan Riset Sosial Humaniora, diantaranya adalah sebagai berikut.

    1. Untuk mengetahui pengalaman manusia dan kemanusiaan.
    2. Untuk menganalisis relasi antarmanusia dan perilaku-perilakunya.
    3. Untuk menentukan individu unik dan kompleks pada setiap periode dan aktifitas manusia.

  • Riset sains adalah penelitian mengenai konsep ilmiah berikut prosesnya yang memungkinkan seseorang untuk membuat suatu keputusan dengan pengetahuan yang dimilikinya, serta turut terlibat dalam hal kenegaraan, budaya, dan pertumbuhan ekonomi, termasuk di dalamnya kemampuan spesifik yang dimilikinya (National Committeon Science Education Standards and Asesssment and National Research Council,1996). Penelitian sains dirancang dalam kaitannya dengan proses sains yang berpusat pada kemampuan untuk memperoleh, menafsirkan dan bertindak berdasarkan bukti.
    Tujuan dari Riset Sains ini diantaranya sebagai berikut.

    1. Untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan
    ilmiah 2. Untuk menjelaskan fenomena secara ilmiah
    3. Untuk mendeskripsikan bukti-bukti ilmiah

  • Riset robotic adalah penelitian terhadap sebuah mesin yang bergerak dan melakukan tindakan secara cerdas dan tidak memerlukan intervensi dari manusia. Secara garis besar, robot bisa dibagi ke dalam dua fungsi. Pertama robot yang dipakai di industri dan kedua robot yang dipakai di rumah tangga atau masyarakat.

    Robot pada dasarnya adalah sistem elektro-mekanik yang bisa bergerak secara otomatis tanpa dikontrol dan diperintahkan manusia. Secara keilmuan biasanya robot akan menggabungkan antara mekanik, elektronik, kontrol, software, AI dan sebagainya.

    Jenis robot juga bisa dibedakan berdasarkan area kerjanya, yaitu robot udara, robot darat, dan robot air. Untuk robot udara, dikenal sebagai Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau yang lebih familiar sebagai drone alias pesawat tanpa awak.

    Robot UAV ada beberapa jenis, yaitu yang menggunakan baling-baling, berbentu helicopter, dan yang memiliki sayap tetap seperti pesawat. Sementara robot yang beroperasi di air biasanya disebut underwater robot. Robot-robot jenis ini dapat dipakai untuk mengeksplorasi sumber daya yang berada di dalam air (laut) melalui kameranya, dan dibekali sensor khusus sesuai kebutuhan penggunaan. Sementara untuk robot di darat, contoh-contohnya biasanya dalam bentuk mobile robot atau humanoid robot. Humanoid robot adalah jenis robot yang dirancang menyerupai manusia, dengan kaki, tangan, tubuh dan kepala.

    Tujuan Riset Robotic/ Teknologi diantaranya adalah sebagai berikut.

    1. Untuk mengetahui robot yang menggantikan pekerjaan/eksperimen manusia.
    2. Untuk mejelaskan robot yang mengurus pekerjaan yang beresiko tinggi.
    3. Untuk membuat produk robot yang memudahkan pekerjaan otak dan ketelitian.

Mari belajar bersama Kami

“Jika Anda menyalin dari satu penulis, itu plagiarisme. Jika Anda menyalin dari dua penulis, itu namanya penelitian” (Wilson Mizner).

Galery

Foto-foto Kegiatan siwa melakuna riset

  • All
  • App
  • Card
  • Web

App 1

App

Web 3

Web

App 2

App

Card 2

Card

Web 2

Web

App 3

App

Card 1

Card

Card 3

Card

Web 3

Web

Quotes

Para ilmuan berbicara

Albert Einstein

fisikawan teoritis

If we knew what it was we were doing, it would not be called research
Jika Kita Tahu Apa Itu Yang Kami Lakukan, Tidak Akan disebut Penelitian

Wilson Mizner

Penulis Naskah Drama

If you copy from one author, it's plagiarism. If you copy from two, it's research.
Jika anda menyalin dari satu penulis, ITU PLAGIARISME. Jika anda menyalin dari dua penulis, ITU NAMANYA PENELITIAN

Neil Amstrong

Astronot

Research is creating new knowledge.
Penelitian adalah menciptakan pengetahuan baru

Joahn Walfgang Van Ghothe

Novelis Sastrawan

Der Mensch muss bei dem Glauben verharren, dass das Unbegreifliche begreiflich sei, er würde sonst nicht forschen. Manusia harus teguh dalam Kenyakinan bahwa tidak dapat dipahami itu dimengerti, kalau tidak dia tidak akan melakuakn penelitian

Contact Us

Location:

Jl. Raya Tahunan - Batealit KM. 3,5 Desa Bawu Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Kode Pos 59461.

Call:

(0291) 592989

Loading
Your message has been sent. Thank you!